by Surina Abdul Rahman on June 10, 2000 at 01:43:07:
warkah buat Dino
Wahai Kekasih,
andai bisa kau mengerti tatkala ini,
betapa aku benar-benar mengharapkan,
kehadiranmu disisiku,
agar bisa aku luahkan isi hatiku,
betapa aku rindu padamu.
wahai Kekasihku,
andai bisa kau mengerti kasih,
bahawa tatkala ini,
betapa aku benar-benar mengharapkan,
kau bisa muncul dihadapanku,
agar dapat aku tatap wajah tampanmu,
betapa senyummu bisa menggugur jantungku.
Wahai Kekasih,
andai bisa kau dengar sekarang kasih,
betapa aku benar-benar menyintaimu
umpama sedalamnya lautan,
ibarat tingginya puncak gunung,
bagaikan mekarnya sejambak bunga,
begitu cinta aku kepadamu.
Wahai Kekasih,
andai bisa kau mendengar tatkala ini,
dapat aku nyanyikan lagu cinta,
lagu rindu buatmu kekasih,
pasti aku adalah insan,
pecinta setia paling bahgia.
Wahai kekasih,
andai tatkala ini kau turut sama
merindui aku,
pasti kau akan mengerti,
betapa agungnya cintaku padamu
betapa tulusnya hatiku menyintaimu
betapa kuatnya rindu aku kepadamu
Wahai Kekasih,
andai tatkala ini kau mengerti,
pasti air mataku tak akan mengalir,
bila aku lafaskan aku rindu padamu
betapa syahdunya jiwaku
betapa aku benar-benar mengharapkan
kau bisa mengerti perasaanku
aku mengharapkan mu,
aku menyintaimu
aku menyayangimu
aku merindumu
tak usahlah kau bentangkan bulan padaku,
cukup sekadar kau lafaskan kau cinta padaku
tak usahlah kau pamerkan emas permata
memadailah janjimu untuk hidup bersamaku.
Wahai kekasih,
andai tatkala ini kau bisa mendengar
ingin aku luahkan padamu
aku cinta padamu