by Norhelmi Bin Alias on January 12, 2001 at 06:57:11:
ARJUNA CINTA LUKA
ARJUNA CINTA LUKA
"Hatimu"...,mungkin ketika dikau menatapi coretan ini...
hatiku telah jauh kausisihkan dari hatimu...
"Hatimu"...,aku tidak bermaksud untuk menyinggung perasaanmu..,
di kala dirimu tidak ada di hadapan mataku..
dikala hati ini dilanda kesepian yang amat mendalam...
seumpama sang pungguk menanti sang purnama berkata-kata..
Percayalah "hatimu"....hati ini tidak pernah merasai
satu titikan...tinta..yang dinamakan cinta..
menitip ke pelusuk ruang demi ruang di dalam hati ini..
Kadang2 jasad yang bernama hati ini....
meronta-ronta inginkan kepastian...
adakah cinta ini pernah berbalas?
ataupun hanya hati ini yang terkial-kial seolah2 mempunyai"tangan"
ya...tangan..tangan yang hanya ada satu..tetapi
sayangnya...oleh kerana ianya hanya ada satu,..
maka, ia tidak mampu menghayunkan "tangannya yang satu itu"
untuk menjadikannya "dua".. supaya ianya seiring menghayunkan "gerak
tari" irama yang dinamakan cinta ini..
Hatimu...mungkin sewarkah coretan cinta yang kutulis ini
tidak sama dengan dengan coretan yang ditulis dengan
tinta emas yang berpenakan intan..
Seharusnya coretan ini kujadikan sebuah lagu...
lagu untuk mendendangkan irama hatimu yang kesepian..
ataupun hatimu kini sudah berteman.. tetapi apa salahnya
hatimu itu ditemani "teman lain"...ya..teman..
teman yang kumaksudkan ialah.."hatiku bersatu dengan hatimu"
Tapi kadang2 hati ini hanya mampu bermimpi
untuk bergandingan dengan hatimu yang umpama segugus anggur di taman kayangan....
aku sedar..siapakah "hatiku" di hati mu
hati yang layak digelar seekor gagak rimba yang sedang kelaparan untuk memakan anggur di taman kayangan
"tetapi anggur di taman kayangan seolah-olah ada duri2 yang berbisa
untuk..merobek "bibir" sang gagak yang kelaparan....
"Hatimu".. arjunaku ini juga bernama hati
pernah sekali ianya berbisik....
bahawa ianya inginkan hari2 sewaktu pertemuan hatimu dan hatiku yang pertama dahulu..
Alangkah riangnya hati ini seandainya hatimu seperti hatiku..
"Hatimu"..,ketahuilah,hati ini terlalu gusar menghadapi hatimu yang kini
ibarat dinihari yang ingin melabuhkan sauhnya untuk menggapai seraut senja nan merah...
semerah bibirmu...semerah arjunaku..
Sewaktu tarian pena ini mencoret.."semerah bibirmu semerah arjunaku.."
kurasakan gerak nadi cintaku "bertiup" semakin kencang
seolah-olah nadiku ini mempunyai "bibir" untuk "bertiup"..
bartiup dalam sebuah belon...ya belon itu adalah hatimu...
"Hatimu"..,hanya air mataku..
mengiringi...pena usangku..mencoret bait-bait terakhir puisi ini..
gerak tarinya...semakin lama semakin membuai hatiku..
untuk menitiskan deraian air berkaca..
membaluti arjunaku yang terluka..
"Hatimu"..., akulah arjuna hatimu..
akulah arjuna hati
arjuna hati
arjuna cinta luka...
-aku menggelarkan dirimu "hatimu" sebab hatimu adalah "cinta",bukannya bibirmu..
percayalah..............................
nukilan:ArjunaHati79@rindumail.com
ditujukan kepada sesiapa yang pernah mengenali hatiku.......