by ARISEL BA on September 11, 1999 at 05:17:53:
AKU DALAM SAJAK 9
Bila setiapkali bulan Ogos tiba
Aku selalu diberitahu oleh ibuku
Tentang manusia dibelenggu nafsu
Selagi iblis masih memegang sumpahnya
Selagi itu diri manusia belum merdeka
Dan ibuku seringkali berkata:
Subari, engkau belum lagi merdeka?
Walau bumi pusaka ini 450 tahun diinjak penjajah
Ogos tigapuluhsatu sembilan belas lima puluh tujuh
Bergema suara YTM Tengku Abdul Rahman Putra
MERDEKA!… MERDEKA!… MERDEKA!…
Subari, engkau belum lagi merdeka?
Subari, engkau belum lagi merdeka?
Selagi engkau belum mengenali hawa nafsumu
Lima itu, sebelum lima
Sebagaimana sabda Rasullah SAW kepada Abu Zar:
Gunakan lima sebelum tibanya lima
Gunakan masa mudamu sebelum tuamu
Dan masa sihatmu sebelum sakitmu
Dan kekayaanmu sebelum miskinmu
Dan kesempatanmu sebelum sibukmu
Dan hidupmu sebelum matimu
Hari ini aku diperingatkan lagi:
Subari, engkau belum lagi merdeka?
Kerana sesungguhnya hawa nafsu itu
Menjadikan raja itu hamba
Dan sabar menjadikan hamba itu raja
Sabda Rasullulah saw yang kucuplik:
Ada tiga perkara membawa kecelakaan
Pertamanya, tersangat bakhil
Kedua, mengikut hawa nafsu
Ketika, kagum dengan diri sendiri
Lalu aku bertanya diriku:
Apakah aku berada dalam dimensi ‘la illah’
Atau sudahpun memasuki dimensi ‘ilallah’
Apakah benar aku belum lagi merdeka
Dari godaan iblis dan belenggu hawa nafsuku
Aku pasrah, jauhi aku dari i’jaab bi an-nafsi
Arisel ba
31 Ogos 1999
Sanggar Cempaka, Kuantan